Cinta atau nafsu berahi?
Sorot matamu tak memancarkan rasa perduli
Gerakan tangamu sangat lincah aduhai
Seperti terbiasa menjamah, menerawangi
Cinta yang kau sebut memancar hasrat
Menyikap liar, dasar kau keparat!
Menggeliat kau penuh mesra
Kasih yang kau ucap hanya nafsu semata
Cinta apa yang kau maksud?
Cinta yang kau sebut hanya berakhir di ujung mulut
Manja kau merayu memuja
Cinta yang kau sebut hanya omong kosong belaka
Kau hanya terpesona akan tubuh wanita
Buat dirimu tertipu asmara
Jangan utarakan cinta
Lalu lalang melenggang
Cari yang lebih menantang
Karya seni Tuhan paling indah memang wanita
Tapi terlalu murah jika kau bayar dengan kata-kata
Serta janji-janji beralaskan cinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar