Senin, 25 Juni 2018

Biarkan yang Pergi

Kepadanya kamu bersusah payah
Mencari, bertahan, sampai merendah
Lupa seberapa jauh telah melangkah
Yang kau dapat?
Hanyalah angan
Dan semua peluh yang tak pernah ia tahu
Hanya kesia siaan

Jangan terlalu berkeras hati
Tidak usah kau cegah langkah kaki yang ingin pergi
Tidak perlu kau tahan tangan yang hendak melepas genggaman
Jika ia nyaman mempertahankan jarak
Dan jika ia nyaman untuk tak lagi saling mengenal
Apa lagi alasanmu untuk tertap berpijak?

Biarkan seseorang menetap karena rasa sayang, bukan terpaksa bertahan karena rasa kasihan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cinta atau Nafsu Semata?

Cinta atau nafsu berahi? Sorot matamu tak memancarkan rasa perduli Gerakan tangamu sangat lincah aduhai Seperti terbiasa menjamah, menera...