Sabtu, 23 Februari 2019

Bebas adalah Aku

Lebih baik aku mati dengan kebebasan
Daripada aku hidup seribu tahun lamanya dengan keterkungkungan
Kuacungkan belati pertanda siap memerangi

Peradilan bagiku kebebasan untukku
Persimpangan yang ntah kemana membawaku pergi
Bukan urusanmu yang nyaman dengan dunia fana
Uluran tanganmu hanya membawaku terpenjara dalam ragaku

Apa makna hidup bila terpaut oleh kebohongan diri sendiri?
Jika aku yang ingin bebas layaknya hujan yang membasahi bumi
Bagaimana dengan kamu yang hidup tanpa arti?

Aku ingin melangkah tanpa ada yang menahan
Aku bukanlah tahanan siapapun selain Tuhan
Bila ia masih memberiku pilihan mengapa engkau memberiku tuntutan?

Wahai manusia yang terpaut oleh kebohongan
Kebebasanku adalah saat aku sadar, bahwa sejatinya aku tak pernah terpenjara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cinta atau Nafsu Semata?

Cinta atau nafsu berahi? Sorot matamu tak memancarkan rasa perduli Gerakan tangamu sangat lincah aduhai Seperti terbiasa menjamah, menera...